Menjawab Tantangan Dunia Penerbitan

Konsep penerbitan di masa lampau kini sudah tidak relevan. Pada lima belas tahun yang lalu, penerbit buku, majalah, maupun surat kabar, cukup menulis isi kemudian mencetak dan mendistribusikan. Namun pola tersebut tidak lagi efektif bagi penerbit untuk menjalankan fungsinya sebagai penyebar ilmu pengetahuan dan informasi.

Lahirnya teknologi internet membuat orang dapat mengakses informasi dan pengetahuan secara instan, hampir di mana saja dan kapan saja. Informasi dan pengetahuan yang dikemas dalam bentuk cetak menjadi sangat lambat untuk menjangkau pembaca.

Text and image block

Teknologi internet bukan hanya menawarkan kecepatan, tetapi juga keragaman pilihan bagi audien. Melalui internet, audien bisa mendapatkan informasi dan pengetahuan bukan hanya dalam format teks, tetapi juga audio dan video, serta kombinasi ketiganya. Mengkonsumsi informasi dan pengetahuan kini sudah dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan.

Aspek lain yang perlu diperhatikan dari perkembangan industri penerbitan adalah terjadinya konvergensi merambah ke bidang lain untuk menopang distribusi isi (content). Penerbit buku fiksi, mengemas isi cerita novel atau cerita pendek menjadi film. Sementara penerbit buku-buku ilmiah memperluas jangkauannya dengan membuka pelatihan, kursus, atau seminar. Lalu, bagaimana dengan majalah? Penerbit majalah sekarang sibuk ‘mengikat’ pembaca setia mereka dalam berbagai bentuk komunitas.

Berdiri pada tahun 1975, Penerbit PPM di bawah PT Pustaka Binaman Pressindo, merupakan pelopor dalam penerbitan manajemen dan bisnis. Penerbit PPM membawa ke pasar dua produk yaitu buku-buku manajemen dan majalah Manajemen. Misi yang dibawa adalah menyebarluaskan ilmu dan praktik manajemen ke seluruh masyarakat Indonesia. Misi tersebut terus dijalankan hingga saat ini.

Lalu, mau ke mana Penerbit PPM di tengah perubahan industri penerbitan? Seperti dikatakan oleh Charles Darwin, mahluk hidup tidak bisa melawan perubahan, yang bisa dilakukan adalah menyesuaikan diri. Jalur yang paling logis yang perlu ditempuh adalah membawa Penerbit PPM masuk ke industri penerbit digital.

Sebagai penerbit digital, buku-buku Penerbit PPM tidak hanya dikemas dalam format cetak tetapi juga dalam bentuk buku elektronik dan buku digital. Saat ini, buku-buku elektronik Penerbit PPM telah didistribusikan melalui jaringan toko buku elektronik. Penerbit PPM juga memiliki toko buku digital sendiri dengan nama PPM Digital. Dalam perkembangannya nanti, content digital ini dikembangkan dan disimpan dalam semacam perpustakaan digital. Pelanggan yang membutuhkan dapat mengakses content tersebut dengan cara berlangganan.

Untuk memperluas jangkauan penyebaran isi buku, Penerbit PPM juga menyediakan pelatihan dan kursus berbasis buku. Harapannya, pembaca bisa memperdalam isi buku untuk diterapkan di tempat kerja masing-masing. Dengan demikian, buku bukan sebagai bahan bacaan semata, tetapi juga berfungsi sebagai panduan praktis bekerja.

Selain pelatihan atau kursus, Penerbit PPM juga menyelenggarakan seminar berbasis buku atau artikel majalah Manajemen. Berbeda dengan kursus untuk mengakomodasi buku-buku praktis, seminar untuk mengakomodasi buku-buku berisi konsep atau ide mutakhir dan aktual. Seminar ini diharapkan menjadi ajang bagi pembaca buku atau majalah untuk berbagi wawasan mengenai konsep manajemen baru.

Untuk mengakomodasi kebutuhan pelanggan yang membutuhkan akses cepat, Penerbit PPM akan mengembangkan webinar. Dengan program webinar, mereka yang ingin mengikuti kursus atau seminar tidak perlu meninggalkan tempat kerjanya. Dengan menggunakan gadget, mereka dapat mengikutinya dari tempat kerja atau tempat yang dipilihnya.

Pengembangan berikutnya dari pelatihan berbasis buku adalah pelatihan/kursus secara online. Materi yang sudah dikemas dalam format teks, audio, dan video diolah menjadi bahan kursus dan bisa diakses secara online. Saat ini Penerbit PPM sedang melakukan persiapan memasuki industri penerbit digital, dengan segala dinamikanya

Oleh : RamelanDirektur Pustaka Binaman Pressindo, PPM Manajemen


Share