Peningkatan yang Berkelanjutan


Agar bisa tumbuh dan berkelanjutan, maka organisasi setiap saat perlu punya keberanian untuk selalu berubah kearah yang lebih baik. Improvement, itulah kata yang tepat. Organisasi yang tidak berani melakukan improvement, kita semua tahu, tinggal menunggu lonceng kematian.

Text and image block

Kita semua pasti sering melihat dan mendengar berita bahwa banyak perusahaan yang mengalami jatuh bangun dan pada akhirnya tutup. Hal ini tidak terlepas dari ketidaksanggupan mereka dalam bertahan baik secara internal maupun menghadapi kondisi eksternal.

Sekarang ini, PPM Manajemen tidak sendirian lagi dalam melayani pasar pendidikan manajemen. Banyak pesaing-pesaing bermunculan. Ibarat anak muda, mereka lebih lincah dan bergerak lebih cepat dibanding kita. Oleh karena itu, perlulah meningkatkan daya kinerja dan daya saing berupa menerapkan Manajemen Improvement, sebut saja i4PPM.

Improvement bisa dilakukan bermula dari internal unit kerja yang selanjutnya akan berimbas bagi improvement eksternal, seperti kepada: Pelanggan; Mitra Kerja; Rekanan; Pihak Ketiga dan lainnya. Lalu, pertanyaan yang sering muncul adalah: ”apakah untungnya bagi saya?”, “apakah ada benefit dalam kelangsungan karir saya?” 

Untuk menjawab pertanyaan tersebut, ada beberapa tips yang mungkin bisa diterapkan dalam melakukan improvement, antara lain:

  • Gunakan Bahasa Sederhana (Umum)

Jelaskan kepada teman/karyawan lain maksud program improvement (i4PPM) dengan bahasa yang sederhana dan contoh-contoh yang nyata. ini,

  • Kemukakan Data dan Fakta. 

Bicaralah dengan data. Tunjukkan hasil improvement dengan angka dan rupiah. Gunakan data catatan-catatan masa lalu untuk mengungkap adanya masalah dan menyampaikan solusi atau perbaikan.

  • Kemukakan Untungnya Bagi Kita

Dengan melakukan improvement, sasaran utama adalah mempermudah pekerjaan dan bukan menambah masalah. Artinya, selain meningkatkan kinerja, improvement juga berarti efisiensi atau mengurangi biaya, yang ujung-ujungnya adalah meningkatkan SHU. SHU yang baik berarti IPI yang baik pula.

Improvement tidak sekedar perbaikan (curative), tapi cenderung berfokus pada suatu kerusakan, kesalahan atau ketidaksesuaian yang menjadikan kesenjangan (gap) yang harus diperbaiki sampai memenuhi suatu persyaratan atau norma tertentu agar tidak menimbulkan masalah.

Lebih tepatnya improvement dimaknai sebagai ”peningkatan.” Artinya dilakukan pada sesuatu yang bisa saja sudah baik (tidak bermasalah), karena pada dasarnya peningkatan dilakukan agar menghasilkan sesuatu yang lebih baik lagi. Dengan demikian konsep peningkatan justru berfokus pada potensi dan bukan pada permasalahan. Tindakan peningkatan relatif tidak mempunyai batas (unlimited). Karenanya peningkatan adalah proses berkelanjutan (continuous improvement).

Oleh: L. Hardi PranotoHuman Capital Director PPM Manajemen

Share